Menu Content/Inhalt
Serambi
RSUD AW Sjahranie Tergantung Polisi PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 19 January 2009
Setelah Orangtua Bayi yang Dibuang Terkuak

SAMARINDA. Terkuak sudah siapa orangtua bayi yang dibuang di selasar RSUD AW Sjahranie pada Kamis (15/1) pukul 20.00 Wita lalu. Ibunya bernama Novita, seorang remaja berusia 17 tahun yang tinggal di Muara Badak. Sedangkan ayahnya, yang juga menjadi pelaku pembuang bayi tersebut, bernama Agustinus Ciyana alias Agus (43). Kasus tersebut kini juga sudah diproses polisi. Selain itu, antara keduanya hanya berhubungan gelap alias tak diikat pernikahan yang sah.


Sementara bayi yang saat ditemukan itu berbobot 2,9 Kg, kini masih dirawat di RSUD AW Sjahranie. Oleh Direktur rumah sakit milik Pemprov Kaltim tersebut, dr H Ajie Syirafudin, bayi itu diberi nama Thaimasi.

Terkait proses hukum yang dilakukan Poltabes Samarinda, ditanggapi Humas RSUD AW Sjahranie dr Nurliana Adrianti Noor. Apalagi Novita bermaksud untuk mengambil bayinya. Maklum, saat dibuang Agus, Novita tak mengetahuinya. Karena Agus berdalih akan diadopsi keluarganya. Namun demi menutupi malu, Thaimasi dibuang di RSUD AW Sjahranie.

Menurut Nana, sapaan akrab dr Nurliana, pihak rumah sakit sejauh ini tak bisa percaya begitu saja pengakuan Novita. Harus ada proses hukum yang dilalui untuk membuktikan kebenarannya. "Kami telah menyerahkan segala proses mengenai bayi ini kepada polisi. Kami akan mengembalikan bayi itu kepada ibunya, asalkan ada kepastian hukum dari pihak kepolisian," ungkap Nurliana.

Kepastian hukum yang dimaksud Nurliana, yaitu pembenaran dari pihak kepolisian yang menyatakan bayi tersebut adalah benar putra dari Novita. "Lebih berkaitan ke pernyataan pihak kepolisian. Karena kasus ini (pembuangan bayi) sudah termasuk tindak kriminal," ujar Nurliana.

Awalnya, pihak rumah sakit menawarkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan uji tes Deoxyribonucleic Acid atau tes DNA. "Untuk melakukan tes seperti itu, dibutuhkan biaya dan juga tidak mungkin dilakukan di sini (RSUD AW Syahranie, Red). Jadi kami lebih memilih untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian," tutur Nana.

Sementara itu, mengenai biaya perawatan Thaimasi, Nana tidak dapat memastikan. Namun pihak rumah sakit tetap berempati dengan memberikan keringanan. "Kami dari rumah sakit merasa prihatin terhadap bayi tersebut (Thaimasi, Red)," pungkasnya.

Di tempat terpisah, Humas RS Islam Isnaniah, yang dikonfirmasi Sapos membenarkan jika Novita melahirkan di rumah sakit swasta itu.

"Memang benar bayi itu (Thaimasi, Eed) dilahirkan di sini. Bayi itu dilahirkan di ruang bersalin Kamis (15/1) sekitar pukul 05.10 Wita," ungkap Isnaniah.

Proses kelahiran Thaimasi terjadi secara normal dengan dibantu beberapa orang bidan rumah sakit. Saat melahirkan Novita ditemani seorang wanita tua yang diyakini kuat sebagai ibunya. Setelah proses persalinan selesai dan Novita memiliki waktu istirahat yang cukup, selain itu kesehatannya pulih serta biaya persalinan rumah sakit telah dilunasi, maka dia diizinkan meninggalkan rumah sakit.

Pihak RS Islam juga membenarkan jika gelang tanda yang melingkar di tangan Thaimasi memang mereka pasang untuk memberi identitas padanya. "Seperti bayi lain yang lahir di sini (RS Islam, Red), untuk menghindari hal yang tak diinginkan seperti tertukar, kami sengaja memasang gelang tanda di pergelangan tangan bayi serta wanita yang melahirkannya," timpal Isnaniah lagi.

Isnaniah juga mengatakan, dengan ditemani seorang kerabatnya, Novita yang juga pernah datang lagi ke rumah sakit yang terletak di Jl Gurami, Samarinda Ilir itu, untuk meminta surat keterangan melahirkan.

"Waktu itu dia (Novita, red) bilang hendak mengambil bayinya yang sedang dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD AWS Sjahranie, Red) dan memerlukan surat keterangan kelahiran yang sudah dibuatkan ketika dia meninggalkan rumah sakit ini," sambat Isnaniah yang mengatakan sebelumnya tak tahu jika Novita adalah orangtua bayi yang dibuang di salah satu kursi panjang lorong RSUD AW Sjahranie. (rm-3/rm-5)
 
sumber:
http://www.sapos.co.id/berita/index.asp?IDKategori=1&id=5504 
Last Updated ( Tuesday, 20 January 2009 )
 
< Prev   Next >

Polls

RSU AWS memiliki spirit untuk terus maju, segmen apa yang masih perlu ditingkatkan?
 

Who's Online

We have 19 guests online