| Polisi Usut Orangtua Pembuang Bayi Laki-laki di RSUD AW Sjahranie |
|
|
|
| Written by Administrator | |
| Saturday, 17 January 2009 | |
|
Sementara Diberi Nama Thaimasi
SAMARINDA. Hingga sore kemarin, bayi berjenis kelamin laki-laki yang sengaja dibuang orangtuanya di salah satu kursi di lorong RSUD AW Sjaharanie, masih dirawat di ruang perawatan khusus bayi Ruang Mawar. Hal tersebut terpaksa dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kondisi bayi supaya tetap stabil. Untuk identitas, sementara pihak rumah sakit memberikan nama panggilan Thaimasi pada bayi berbobot 2,9 kilogram itu. Nama tersebut langsung diberikan Direktur RSUD AW Sjahranie dr Adjie Syiraffudin. "Entah apa arti nama tersebut, yang pasti nama itu diberikan pimpinan kami (Direktur RSUD AW Sjahranie, Red)," ungkap Humas RSUD AW Sjahranie dr Nurliana Adriyati Noor pada Sapos. Di tempat terpisah, Kapoltabes Samarinda Kombes Pol Drs Abdul Kamil Razak, melalui Kasat Reskrim Kompol Akhmad Yusep Gunawan SIK memastikan akan mengusut siapa orangtua yang tega menelantarkan bayi berkulit sawo matang itu. "Kami akan mencoba melakukan penelusuran dari orang yang pertama kali menemukan bayi itu (Thaimasi, Red). Kemudian kami akan coba mengorek keterangan dari beberapa satpam atau pegawai rumah sakit untuk mencari orangtua bayi," ucap Yusep. Polisi juga akan mencoba melakukan identifikasi orangtua Thaimasi melalui gelang tanda yang melekat di tangan kanannya. Di gelang berwarna biru muda tersebut biasanya tertulis nama ibu atau bapak bayi yang baru dilahirkan agar tak tertukar dengan bayi lain. Pada gelang yang dimiliki Thaimasi, tertera nama Nyonya Novita. Artinya orang yang melahirkan Thaimasi bernama Novita. Diyakini Thaimasi bukanlah dilahirkan di RSUD AW Sjahranie. Sebab tiap ada bayi yang lahir di rumah sakit pemerintah itu, gelang tanda bayi diletakkan di kaki. Selain itu, tulisan yang tertera pada gelang tak hanya nama ibu, tetapi juga nama ayahnya. "Karena pihak RSUD AW Sjahranie menyangkal bayi tersebut lahir di sana, maka kami akan melakukan pengecekkan pada beberapa rumah sakit lain di sini (Samarinda, Red)," ungkap Yusep. Diberitakan sebelumnya, petugas medis serta sejumlah warga yang berada di RSUD AW Sjahranie, Kamis (15/1) sekitar pukul 20.00 Wita geger. Di salah satu bangku panjang yang berada di lorong rumah sakit, ditemukan bayi mungil berjenis kelamin laki-laki yang dibuang orangtuanya. Pertama kali ditemukan kondisi bayi yang di pergelangan tangan kanannya melingkar gelang bertuliskan Novita, yang diduga kuat ibu bayi tersebut. Kondisinya sehat, kulitnya pun masih merah. Tubuh bayi yang memiliki bobot seberat 2,9 kilogram itu terbungkus sehelai sarung bermotif kotak berwarna biru. Di sampingnya terdapat tas plastik warna hitam berisi perlengkapan dan keperluan bayi seperti, minyak kayu putih, susu, dan beberapa lembar pakaian bayi. Sedangkan tali pusar masih belum terlepas, diperkirakan bayi tersebut berumur tiga hari. (rm-5) Sumber: http://www.sapos.co.id/berita/index.asp?IDKategori=1&id=5357 |
|
| Last Updated ( Tuesday, 20 January 2009 ) |
| < Prev | Next > |
|---|


